Text
Asuhan Keperawatan Pada Bayi Baru Lahir Normal Yang Mengalami Masalah Ketidak Efektifan Menyusui Di Rsud Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Tahun 2024
ABSTRAK
Menyusui adalah zat gizi yang terkandung dalam asi dapat memberikan semua energi dan nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam enam bulan pertama hidupnya. Pemberian asi ekslusif dapat mengurangi tingkat mortalitas bayi yang disebabkan berbagai penyakit pada bayi seperti diare dan radang paru serta mempercepat penyembuhan saat sakit. Kandungan dalam ASI yaitu kolostrum yang kaya akan antibodi dan protein untuk daya tahan tubuh sehingga dapat membunuh kuman dalam jumlah yang tinggi dan dapat mengurangi risiko kematian pada bayi. Tujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan Asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami ketidakefektifan menyusui. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif pendekatan studi kasus dengan intervensi penyuluhan bagi ibu bayi, menggunakan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Hasil pengkajian kedua pasien, ibu bayi mengeluh reflek hisap bayi lemah, susah mengeluarkan asinya, tali pusat masih basah dan belum putus, pasien bertanya apakah masalahnya bisa teratasi. Berdasarkan pengkajian ditemukan 3 diagnosa masing, ada perbedaan 4 diagnosa, Ny. A menyusui tidak efektif dan Ny. K mengalami resiko infeksi tali pusat, semua diagnosa yang muncul pada kedua pasien sesuai diteori. Adapun diagnosa prioritas yaitu Menyusui tidak efektif berhubungan dengan ketidakadekuatan suplai asi. Pada tahap perencanaan sesuai teori dan kebutuhan pasien. Pada tahap penatalaksanaan dari keenam diagnosa keperawatan dimiliki kedua pasien dilakukan sesuai perencanaan, dan evaluasi akhir didapatkan teratasi dengan kriteria hasil pasien mengatakan sudah bisa mengeluarkan asi, suara nafas normal, RR: 40x/mnt, dan N : 136/mnt. Menjelaskan pentingnya Asi. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan meningkatkan kemampuan melakukan Asuhan Keperawatan khususnya kepada pasien Menyusui tidak efektif berhungan dengan ketidakadekuatan suplai Asi.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan Menyusui tidak efektif, Resiko infeksi tali pusat, Hipotermia
Daftar pustaka : 34 (2015-2022)
Tidak tersedia versi lain